
Don’t Concern Yourself With That Book
Don’t Concern Yourself With That Book
그 책에 마음을 주지 마세요
Suspended
TAGS
Synopsis
Hidup dengan satu tujuan: melarikan diri!
"Light of Rusbella" adalah sebuah novel romansa yang suram.
Mendambakan kehidupan baru, Asili Rosé terlahir kembali sebagai putri dari istri kedelapan Kaisar Estrian.
Awalnya ia mengira terlahir dengan sendok emas, tetapi ternyata hanya sendok berlapis emas.
Begitu menyadari bahwa yang menantinya hanyalah kehancuran, ia menemukan sebuah buku harian yang meramalkan masa depan...
Di dalamnya tertulis bahwa Asili akan dibunuh oleh Putra Mahkota, Castor!
"'Apa arti Kekaisaran bagimu?' Setelah mengajukan pertanyaan itu, Putra Mahkota tersenyum dengan begitu indah. Lalu, dia membunuhku."
Sayangnya, Asili terus hidup kembali, hanya untuk dibunuh berulang kali. Semakin sering ia mengalami kematiannya sendiri, perlahan senyumnya pun menghilang dan dirinya mulai berubah.
...Yang terpenting sekarang adalah bertahan hidup.
---
"Apa yang bisa kulakukan untuk Kakak?"
"Entahlah."
---
Rambut biru langit pucatnya berkibar lembut tertiup angin. Ia tersenyum tipis, lalu membuka bibirnya yang kering.
"Panggil namaku."
"..."
Aku spontan mendongakkan kepala.
"Panggil aku... Amor."
Ujung jarinya menyapu lembut bagian dalam pergelangan tanganku.
"Light of Rusbella" adalah sebuah novel romansa yang suram.
Mendambakan kehidupan baru, Asili Rosé terlahir kembali sebagai putri dari istri kedelapan Kaisar Estrian.
Awalnya ia mengira terlahir dengan sendok emas, tetapi ternyata hanya sendok berlapis emas.
Begitu menyadari bahwa yang menantinya hanyalah kehancuran, ia menemukan sebuah buku harian yang meramalkan masa depan...
Di dalamnya tertulis bahwa Asili akan dibunuh oleh Putra Mahkota, Castor!
"'Apa arti Kekaisaran bagimu?' Setelah mengajukan pertanyaan itu, Putra Mahkota tersenyum dengan begitu indah. Lalu, dia membunuhku."
Sayangnya, Asili terus hidup kembali, hanya untuk dibunuh berulang kali. Semakin sering ia mengalami kematiannya sendiri, perlahan senyumnya pun menghilang dan dirinya mulai berubah.
...Yang terpenting sekarang adalah bertahan hidup.
---
"Apa yang bisa kulakukan untuk Kakak?"
"Entahlah."
---
Rambut biru langit pucatnya berkibar lembut tertiup angin. Ia tersenyum tipis, lalu membuka bibirnya yang kering.
"Panggil namaku."
"..."
Aku spontan mendongakkan kepala.
"Panggil aku... Amor."
Ujung jarinya menyapu lembut bagian dalam pergelangan tanganku.
Memuat Pengumuman...
Belum Ada Ulasan
Jadilah yang pertama membagikan pendapat Anda tentang novel ini.
Buka Bab Untuk Melihat
Belum Ada Ilustrasi
Novel ini belum memiliki gambar ilustrasi di chapter-chapternya.
TERKUNCI
Ilustrasi Terkunci
Gambar ilustrasi ini berada di bab berbayar/VIP. Buka chapter ini untuk membuka gambarnya.
Buka Chapter IniYou may also like
Recommended based on this novel
No similar novels found yet.
Memuat Diskusi & Komentar...
Harap tunggu sebentar.